(8) PERBEDAAN ANTARA CINTA & SUKA
Di depan orang yang kamu "CINTA", jantungmu akan berdebar-debar dengan cepat. Di depan orang yang kamu "SUKA", kamu akan selalu bahagia. Di depan orang yang kamu "CINTA", musim dingin serasa musim semi. Tetapi di depan orang yang kamu "SUKA" musim dingin sama saja dengan musim dingin yang indah. Jika kamu melihat ke dalam mata orang yang kamu "CINTA", maka kamu akan bersemu. Tetapi jika kamu melihat ke dalam mata orang yang kamu "SUKA", maka kamu akan tersenyum. Di depan orang yang kamu "CINTA", kamu tidak akan dapat mengungkapkan apa yang ada di benakmu. Tetapi di depan orang yang kamu "SUKA", kamu dapat mengungkapkannya. Di depan orang yang kamu "CINTA", kamu cenderung malu. Tetapi di depan orang yang kamu "SUKA", kamu bisa menunjukkan diri kamu yang sebenarnya.
Orang yang kamu "CINTA", biasanya akan muncul di benakmu setiap 2 menit. Kamu tidak akan dapat menatap langsung ke mata orang yang kamu CINTA-i. Tetapi kamu akan selalu tersenyum jika menatap mata orang yang kamu " SUKA-i". Ketika orang yang kamu CINTA-i sedang menangis, kamu akan ikut menangis bersamanya. Tetapi jika orang yang kamu SUKA-i menangis, kamu akan mengakhirinya dengan kelegaan. Perasaan dari "CINTA" dimulai dari tatapan mata. Dan perasaan "SUKA" dimulai dari pendengaran telinga. Jadi, jika kamu berhenti menyukai seseorang, yang harus kamu lakukan adalah menutup telingamu. Tetapi jika kamu mencoba untuk menutup matamu.....,
CINTA akan berbalik menjadi tetesan air mata dan akan selalu berbekas di hatimu selamanya....
Tentang Cinta
Dengan Cinta hati bisa Luka, dengan Cinta hati bisa bahagia, dengan Cinta semua bisa terjadi....tetapi dengan Cinta tak harus memiliki...tetapi dengan Cinta harus berkorban demi Cinta
Rakit Asmara
Mungkin ..arti semua arti dari semua makna akan cinta itu hanyalah khayalan kita. Namun terasa nikmat kadang , dan juga tak sedikit pula yag sengsara terasa dalam kalbu. Namun harus terlaksana bagaikan selaksa panah-panah yang tak pernah berhenti mencapai sasarannya. bak roda yang berputar dalam lingkarannya, yang tidak bisa lepas dari garis lingkarnya. Haruskah kita berteriak..... ataukah kita merintih ???
Mungkin sang bayu akan terus mengajak kita untuk berkelana. Namun rajutan bambu kita tetap kita yang menakhodai dengan segala kegamangan-kegamangan kalbu yang kita miliki. Perseteruan apalagi kini ...?! hanya mungkin... Dia Yang di atas sana mungkin menonton bak film yang terputar dalam slide monitor. yah....kita...aku...atau diri ini....atau siapakah kita, yang jelas harus kita hadapi dan jalani.......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar